Pedoman Umum Siaran Kampanye Pemilu 2004

PEDOMAN UMUM
SIARAN KAMPANYE PEMILU 2004
BAGI ANGGOTA ASOSIASI TELEVISI SWASTA INDONESIA (ATVSI)
(Revisi terbaru)

Memperhatikan aturan mengenai kampanye pemilu 2004 di media elektronik sebagaimana diatur dalam pasal 73 (1) dan (2) UU Pemilu yang berbunyi:

1. Media elektronik dan media cetak memberikan kesempatan yang sama kepada peserta Pemilu untuk menyampaikan tema dan materi kampanye Pemilu,
2. Media elektronik dan media cetak wajib memberikan kesempatan yang sama kepada peserta Pemilu untuk memasang iklan Pemilu dalam rangka kampanye.

Maka, bersama ini Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI) menyepakati pedoman umum bagi siaran kampanye Pemilu 2004 sebagai berikut:

1. Untuk Liputan Berita. Liputan berita kegiatan parpol/kontestan Pemilu 2004, termasuk kampanye haruslah memenuhi kaidah standar jurnalistik.
2. Untuk Iklan dan Promosi. Iklan dan promosi diperlakukan sebagaimana iklan.promo komersil sesuai dengan ketentuan yang berlaku di masing-masing stasiun anggota ATVSI. Anggota ATVSI diharapkan memperhatikan materi iklan/promo sesuai aturan periklanan yang ada
3. Kepada semua stasiun TV diharapkan menyediakan kesempatan/slot tayangan gratis kepada semua partai politik peserta Pemilu 2004. Di luar masa kampanye yang berlangsung dari tanggal 11 Maret sampai dengan 1 April 2004 stasiun TV dipersilahkan membuat tayangan terkait dengan materi dan peserta pemilu, termasuk pendidikan bagi pemilih (voters education). Format dan durasi tayangan diserahkan kepada stasiun televisi.

Dalam penyiaran Pemilu 2004, ATVSI menyepakati agar liputan, iklan maupun promo yang ditayangkan sedapat mungkin menghindari potensi pertentangan suku, agama, ras dan agama (SARA), dan menganjurkan pelaksanaan Pemilu 2004 yang kondusif bagi kegiatan masyarakat sehari-hari.

Berkaitan dengan Masa Kampanye Pemilu 2004, Komisi Pemilihan Umum (KPU) juga telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) No. 701/2003 tentang Kampanye Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Dewan Perwakilan Daerah (DPD), dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Materi SK tersebut dapat diakses di website KPU dengan alamat www.kpu.go.id. SK tersebut juga telah dibagikan kepada semua pengurus ATVSI yang mewakili anggota.

Mempelajari SK tersebut, maka pengurus ATVSI menyepakati pedoman tambahan mengenai Siaran Kampanye Pemilu 2004, dengan pokok-pokok perhatian sebagai berikut :

1. Yang dimaksud sebagai “Iklan Kampanye” dalam SK KPU adalah penyiaran pesan-pesan melalui media elektronik secara berulang-ulang  berbentuk tulisan, gambar, animasi, suara, peragaan, sandiwara, debat dan bentuk lainnya yang berisi ajakan, imbauan untuk memberikan dukungan kepada peserta Pemilu. (pasal 1)

2. Media cetak dan elektronik memberikan kesempatan yang sama kepada peserta pemilu untuk menyampaikan tema dan materi kampanye Pemilu (pasal 14, ayat 1). Menyangkut hal ini, ATVSI sepakat bahwa seluruh anggotanya akan menyediakan slot gratis kepada semua partai politik peserta pemilu 2004 selama masa kampanye pemilu 2004 ( 11 Maret – 1April 2004). Frekuensi slot gratis itu adalah 1 (satu) kali untuk setiap parpol peserta pemilu 2004. Formatnya adalah pidato tunggal penyampaian visi dan misi partai politik peserta pemilu 2004 oleh ketua umum parpol yang bersangkutan. Durasi program adalah 5 (lima menit), dan harus tepat.

Stasiun televisi anggota ATVSI akan menayangkan rekaman pidato tersebut antara pukul 08.00 wib – 22.00 wib selama masa kampanye. Penjadwalan penayangan diserahkan kepada masing-masing stasiun televisi.
Materi pidato mengacu kepada aturan yang ditetapkan oleh KPU menyangkut kampanye. Setiap parpol diharapkan menyerahkan materi rekaman pidato,sesuai format teknis masing-masing stasiun televisi anggota ATVSI, paling lambat tanggal 1 Maret 2004, pukul 12.00 wib dengan contact person sekretaris redaksi masing-masing stasiun televisi.

3. Menyangkut siaran iklan kampanye pemilu 2004, ATVSI menyepakati bahwa kepada semua parpol peserta pemilu 2004 diberlakukan:

* Pembayaran sebelum tayang (payment before broadcast)
* Tidak ada diskon, kecuali komisi agensi sebesar 20%
* Tidak boleh blocking time maupun blocking segment
* Tidak boleh sponsorship program
* Tidak ada bonus kepada klien
* Spot iklan minimal 15 detik, untuk menghindari pembelian bumper/OBB. Maksimum 60 detik.
* Published rate, sesuai tarif masing-masing televisi.
* No Running On Schedule (ROS)
* PSA dikenakan tarif/diperlakukan sebagai TVC
* Iklan kampanye tidak ditayangkan di program/siaran untuk anak- anak.
* Pada setiap iklan/promo/filler yang komersial, dicantumkan petunjuk bahwa itu adalah iklan/pariwara/advertorial. Pencatuman dapat dalam bentuk teks di materi iklan, atau running text, atau bentuk lainnya. Intinya, harus dibedakan antara iklan dengan info/berita dari redaksi/televisi yang bersangkutan.

4. Menyangkut kampanye calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), anggota ATVSI menyepakati tidak melayani permintaan kampanye baik berupa slot tayangan gratis maupun iklan. Ini didasarkan pemikiran bahwa pencalonan anggota DPD bersifat personal, lokal, untuk daerah pemilihan tertentu. Sementara jangkauan siaran anggota ATVSI saat ini adalah nasional. Kampanye calon anggota DPD sebaiknya dilakukan melalui media di daerah pemilihan calon anggota DPD yang bersangkutan.

Demikianlah pedoman umum ini dibuat untuk kepentingan positif bagi semua anggota ATVSI, dengan niat membantu mensukseskan Pemilu 2004 secara jujur, adil dan demokratis.

Jika ada pertanyaan menyangkut siaran Pemilu 2004, harap disampaikan ke ATVSI melalui telepon, faksimili atau intenet dengan nomor dan alamat sebagai berikut:
a. Telepon : 021-52898005 (Wida)
b. Faksimili : 021-52898010
c. E-mail : atvsi@cbn.net.id
d. Contact Person : Pengurus Harian: Uni Z. Lubis (0811-13-6854)

Jakarta, 30 Januari 2004

Pengurus ATVSI

Karni Ilyas                                      Nurhadi Purwosaputro

Ketua Umum                                        Sekretaris Jendral