Ketua Umum P3I pusat periode 2012-2016

p3i-ketua

Sebagai Ketua Umum P3I pusat periode 2012-2016, Harris Thayeb sudah bertekat dalam empat tahun ke depan akan menitik beratkan untuk mengembangkan brand-brand nasional. Titik awalnya tentu saja melalu brand darerah yang akan dikembangkan menjadi brad nasional. Pengembangan ini akan berdampak pada persaingan brand di Pasar Bebas atau Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

Itu sebabnya, brand dari berbagai produk daerah harus siap berkompetisi. Untuk itu sebagai Ketua ia menyusun kepengurusan baru dengan mempertimbangkan lansekap pasar baru industri periklanan nasional. Sub-sub bisnis baru serta pengembangan daerah akan menjadi fokusnya.

Untuk mengakomodasi kebutuhan pasar, kepengurusan pusat P3I juga mencakup Ketua Pengembangan Digital Advertising, Pengurus Pusat P3I ini diakuinya terdiri atas generasi muda yang dianggap memiliki kreativitas, semangat dan pemahaman atas tantangan pasar masa kini.

“Anggota kepengurusan yang baru seluruhnya kaum muda yang terbukti pakar dalam bidang masing-masing. Kami menitikberatkan untuk mengembangkan brand-brand nasional, khususnya pertumbuhan agensi periklanan daerah,” kata Harris.

Selain itu, tambahnya, kerjasama juga akan dilakukan dengan pemerintah daerah di seluruh provinsi di Indonesia untuk menyamakan misi dan mengurangi kendala yang biasa terjadi pada perusahaan periklanan daerah. “Jadi tujuan utama P3I kedepannya adalah mewujudkan lokal agency yang bertumbuh, menyusun perundangan periklanan dan memperkuat kerjasama dengan pelaku usaha dan pemerintah pusat dan daerah,” ujarnya lagi.

Targetnya dalam empat tahun ke depan, Pengurus Pusat P3I 2012-2016 diharapkan mampu menjadi motor penggerak bagi seluruh anggota dalam mendukung pembangunan ekonomi kreatif Indonesia serta menyongsong Pasar Terbuka Asean. “Anggota pengurus diharapkan mampu mengembangkan program-program kerja yang melibatkan dan memberdayakan anggota mendorong inovasi, kreatifitas dan keunggulan kompetitif bagi merek-merek nasional. Pengembangan keunggulan brand-brand nasional ini diharapkan akan berdampak langsung pada pertumbuhan agensi periklanan daerah,” ungkapnya.

Sementara itu Sekjen P3i Pusat Adnan Iskandar menegaskan, pentingnya peran serta berbagai pihak yakni, Pemerintah baik Pusat maupun Daerah, Pengusaha/perusahaan Periklanan, dan dunia Akademisi.

”Kondisi periklanan Indonesia dari mulai jumlah perusahaan iklan yang ada di Indonesia, baik yang terpusat di Jakarta atau yang berkembang pesat di daerah-daerah terutama perusahaan yang masuk dalam P3I. Dari angka jumlah perusahaan sampai ke total belanja iklan di berbagai media cetak, media luar ruang bahkan yang saat ini terus menanjak. Terutama di dunia digital onlineinternet, ”

Dijelaskannya juga, dunia usaha tidak akan terlepas dari tangan para creator, agar menjadikan produk barang atau jasa suatu perusahaan dalam rangka mendukung dan meningkatkan nilai profit mereka dalam publikasi, pemasaran, dan penjualan