Business Review: API 2012, Perusahaan Publik Bidang Jasa Periklanan, Indira Abidin.

Slide-banner-02

content-04

Dia adalah salah satu tokoh perempuan sukses di bidang hubungan masyarakat. Sepak terjangnya turut membantu perusahan tempatnya bekerja menjadi konsultan humas ternama di tanah air.

Indira Abidin, Managing Director-PT Fortune PR Indonesia Tbk, bergerak di bidang perhumasan dan public relation (PR) ini, merasa nyaman dengan apa yang dijalani selama ini. Karena Indira menikmati pekerjaan ini, dan merasa sebagai “rumah”nya.

Menurutnya bidang humas sudah berkembang dengan sangat pesat, apalagi dengan adanya media sosial. Semakin banyak kesempatan yang terbuka, dunia humas Indonesia harus bisa mengikuti perkembangan tersebut dan tidak sekedar menjadi penonton.

“Kita harus jadi pemain aktifnya juga. Orang yang sukses di dunia humas sekarang adalah orang yang memang bisa mengikuti perkembangan dan bahkan bisa menciptakan perubahan dengan perkembangan-perkembangan itu,” tutur Indira.

Indira merasakan pekerjaan yang dilakoni dengan enjoy yang memberikan kesenangan lahir batin. Dia bergabung dengan Fortune PR tahun 1996, meskipun latar belakang pendidikan ekonomi pembangunan terkait dengan manajemen, finance, dan marketing, yang tidak berbeda jauh dengan bidang public relations yang Indira jalani sekarang.

Indira belajar public relations secara otodidak, karena sejak kecil sudah terbiasa menghabiskan waktu di kantor milik orang tuanya. Ketika beranjak besar, Indira diminta ibunda tercinta untuk menjadi pendamping dalam pelatihan yang diadakan Fortune.

Bekal inilah yang memberi keyakinan Indira memgarungi dunia public relations, sebagai jawaban dari keinginan kedua orangtuanya meneruskan estafet di Fortune PR. Tapi bukan berarti jalan yang dihadapi Indira sepenuhnya lurus dan mulus bebas hambatan. “Prinsip kami di Fortune adalah can do, harus bisa. Semua harus dilakukan dengan nada optimistis,” ujar Indira.

Diakui pekerjaan perhumasan, sangat dinamis, karena kliennya banyak berasal dari sektor industri. Sekarang sedang memikirkan kilien telekomunikasi, nanti malam sudah harus berjibaku berpikir soal oil and gas. Besok lagi sudah berubah ada saja klien lainnya yang harus diakomodasi.

Kerja di public relations jelas bukan pekerjaan mudah. Apalagi, selain ditugasi membesarkan Fortune PR, Indira diserahi tanggung jawab sebagai corporate secretary di Fortune Indonesia, perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode saham FORU.

Indira merasa masih banyak yang harus ditingkatkan dari Fortune PR. Dalam jangka menengah Fortune berancana melahirkan pemimpin-pemimpin baru untuk menjalankan anak usaha. Saat ini ada satu anak usaha Fortune PR, yang manajemennya terpisah dari Fortune. Mereka harus dipercaya mendapat kewenangan lebih tinggi, tetapi tetap diawasi. Sekarang, dengan struktur yang ada di Fortune, setiap team leader bisa menjadi pimpinan perusahaan. “Dan, at any time mereka bisa dilepas dan menjadi chief executive officer (CEO) masing-masing,” pungkasnya.

Sumber: Sigit (Business Review)